Langsung ke konten utama

salah satu kebanggaan masyarakat lampung yaitu monumen/menara siger


Di Bali setiap perkantoran atau rumah umumnya dihiasi gapura berbentuk pura. Nah, di Lampung beda dan unik karena setiap bangunan publik akan memajang Mahkota Siger. Apa itu Mahkota Siger? 

Mahkota Siger adalah mahkota yang dikenakan pengantin perempuan Lampung. Mirip dengan yang ada di tanah Minang dimana disebut dengan nama suntiang. Perbedaanya pada siger memiliki jumlah tanduk atau pucuk kecil sebanyak 7 buah. Menurut foklor setempat bahwa 7 pucuk di mahkotanya berasal dari 7 gunung di Lampung yang menjadi tempat asal usul leluhur atau nenek moyang masyarakat Lampung. Lokasi awal itu yang membuat masyarakatnya membentuk kelompok masing-masing. Ada pula yang mengasumsikan asal usul Mahkota Siger dikaitkan dengan Balaputra Dewa, Raja Sekala yang disebut Selopun yaitu sebuah daerah di Lampung yang menjadi rumah situs Batu Brak bekas pemukiman dari batu. Balaputra Dewa membuat siger sebagai miniatur Borobudur untuk istrinya Pramodya Wardhani, putri Samaratungga. Belum pasti apakah ini juga terkait



Bila Jakarta memiliki Monas, Bandung memilik Gedung Sate, atau Bali memiliki Garuda Wisnu Kencana, maka Lampung menyambut tamunya dengan Menara Siger di Bukit Bakauheuni. Saat menginjakkan kaki di bumi lada hitam, Lampung, dari kapal feri di Bakauheuni maka Anda akan melihat  Menara Siger. Banyak pelancong di negeri ini menyematkan predikat titik nol jalur lintas Sumatera kepada Monumen Siger. Pada kenyataannya, jalur lintas Sumatera atau Trans Sumatera memang berakhir atau berawal tepat di bawah kaki bukit Bakauheuni di mana monumen ini menerawang jauh ke cakrawala Selat Sunda dan bumi Lampung dari atasnya. Di puncak tanduk bagian tengah Menara Siger, terdapat payung berundak tiga berwarna putih, kuning, dan merah yang melambangkan tatanan kemasyarakatan Lampung. Di dalam bangunan yang menopang mahkota raksasa ini, terdapat prasasti Kayu Are sebagai simbol pohon kehidupan masyarakat Lampung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laju Reaksi

LAPORAN PRAKTIKUM PERCOBAAN 4 LAJU REAKSI Dosen pengampu Himyatul Hidayati, M . Si. Apt   O leh : Riris putri wahyuni NIM : 3820177181 394 Kelompok 5 PROGRAM STUDI FARMASI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS DARUSSALAM GONTOR 2017/1438 PERCOBAAN 4 LAJU REAKSI I.                 T UJUAN a.     Mengamati laju reaksi air dengan CDR. b.     Mempelajari factor-faktor yang mempengaruhi laju reakasi c.     Mengetahui pengaruh suhu pada laju reaksi. II.             D ASAR TEORI             Laju reaksi adalah laju penurunan reaktan (pereaksi) atau laju bertambahnya produk (hasil reaksi). Laju reaksi ini juga menggambarkan cepat lambatnya suatu ...
Dahulu dia adalah temanku Dulu kita sahabat dekat berteman bagai ulat yang ulat berharap menjadi kupu-kupu namun kini kita saling menjauh tanpa sahabat sejatiku, hilangkah semua kenangan itu kenangan indah yang ada di ingatanmu hari hari dimana kita saling berbagai berbagi rasa suka dan duka ingatkah semua kenangan indah itu wahai sahabat? Kenangan indah yang kita buat bersama kenapa kini kita melangkah berjauhan? bukankah kita berjanji untuk selamanya menjadi sahabat Sahabat, mungkin aku tindakanku menyakitimu Mungkin perkataanku menyayat hatimu mungkin lidahku menggores luka di tubuhmu tapi ku harus tahu, semua ku lakukan karena kusayang padamu
Tak kan Berakhir Sahabat kau adalah obat penyembuh setiap luka di hatiku Kau selalu menciptakan garis lengkung di wajahku Yang selalu membawa angin segar di setiap pagiku dan tak akan pernah merasa lelah menemani hari-hariku Sahabat kau teman yang  terhebat di hidupku yang selalu tinggal di hatiku yang selalu memperindah hari-hariku tanpa mu aku aku tak bisa menjadi seseorang karena kamu cuma satu untukku Sahabat Mari kita wujudkan mimpi kita Mimi mengengam dunia di tangan kita Biarkan mereka tertawa, karena aku sangat yakin kita berdua bisa melakukannya