Langsung ke konten utama

Berlalu
Oleh Rispo chwe





kunikmati hari-hariku,
dengan sepotong kue dan susu
ku genggam erat buku-buku
dan menompang tas kebahu

langkah demi langkah
waktuku yang semakin berlalu
meninggalkan kenangan yang indah
entah, hatiku selalu merindu

tiada daya tiada upaya
kuingat senyum yang ceria
wahai engkau teman pelipurlara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laju Reaksi

LAPORAN PRAKTIKUM PERCOBAAN 4 LAJU REAKSI Dosen pengampu Himyatul Hidayati, M . Si. Apt   O leh : Riris putri wahyuni NIM : 3820177181 394 Kelompok 5 PROGRAM STUDI FARMASI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS DARUSSALAM GONTOR 2017/1438 PERCOBAAN 4 LAJU REAKSI I.                 T UJUAN a.     Mengamati laju reaksi air dengan CDR. b.     Mempelajari factor-faktor yang mempengaruhi laju reakasi c.     Mengetahui pengaruh suhu pada laju reaksi. II.             D ASAR TEORI             Laju reaksi adalah laju penurunan reaktan (pereaksi) atau laju bertambahnya produk (hasil reaksi). Laju reaksi ini juga menggambarkan cepat lambatnya suatu ...
Selamat malam, kamu apa kabar? Beberapa minggu terakhir saya menghilang, tidak ada tulisan-tulisan baru yang saya bagikan. Maaf bila sekarang baru kembali, beberapa waktu belakangan ini saya berjuang menyembuhkan diri. Sempat ada hari-hari terburuk di mana bertahan sehari lagi rasanya susah setengah mati. Saya belum sepenuhnya pulih, tetapi saya berjanji untuk selalu mampu bangun tiap pagi. Menulis adalah terapi. Meskipun saya tidak tahu apa yang akan terjadi, Juli ini saya akan berusaha membuat segalanya membaik. Mari menjadi kuat bersama. Walaupun belum bisa pulih seperti sedia kala, jangan menyerah untuk mencoba.
salah satu kebanggaan masyarakat lampung yaitu monumen/menara siger Di Bali setiap perkantoran atau rumah umumnya dihiasi gapura berbentuk pura. Nah, di Lampung beda dan unik karena setiap bangunan publik akan memajang Mahkota Siger. Apa itu Mahkota Siger?  Mahkota Siger adalah mahkota yang dikenakan pengantin perempuan Lampung. Mirip dengan yang ada di tanah Minang dimana disebut dengan nama suntiang. Perbedaanya pada siger memiliki jumlah tanduk atau pucuk kecil sebanyak 7 buah. Menurut foklor setempat bahwa 7 pucuk di mahkotanya berasal dari 7 gunung di Lampung yang menjadi tempat asal usul leluhur atau nenek moyang masyarakat Lampung. Lokasi awal itu yang membuat masyarakatnya membentuk kelompok masing-masing. Ada pula yang mengasumsikan asal usul Mahkota Siger dikaitkan dengan Balaputra Dewa, Raja Sekala yang disebut Selopun yaitu sebuah daerah di Lampung yang menjadi rumah situs Batu Brak bekas pemukiman dari batu. Balaputra Dewa membuat siger sebagai miniatur Borobudur...