Langsung ke konten utama

dalam diam aku mengadukan tentang mu padaNYA

Aku mencintaimu dalam doa, dengan isyarat yang tak kan pernah tertangkap oleh indera, aku tahu ini adalah sebuah kesalahan, namun aku dibuat tak berdaya oleh rasa ini. Berdoa, menjadi caraku untuk mencintaimu. Diamku cara aku paling mencintaimu.
Cintaku pada orang yang aku cintai dan sayangi, aku titipkan pada Allah Ta'alaa. Sebab hanyalah Allah ta'alaa yang maha menjaga, di kala kita saling berjauhan, dikala aku memendam rindu ingin bertemu, Allah menjaga dengan menenangkan hatiku, melalui doa aku meminta Allah menjagamu.
Cintaku kepada orang yang sungguh-sungguh aku sayangi adalah milik-Nya, jangan sampai cintaku kepadamu melebihi cintaku kepada pencipta-Mu. Aku rela jika kau tak mengenalku, tapi aku mau kau mengenal hatiku. Sebab bisa mengenalmu, bagiku sudah syukur. Dan memilikimu adalah harta yang paling berharga dalam hidupku.
Tetapi, untuk saat ini aku belum pantas kau cintai. Aku masih menjadi prajurit yang tak bernama, tidak sekuat kesatria, tidak semenawan pangeran. Ya, aku masih seorang prajurit, prajurit yang sedang berjuang di medan perang.
Saat ini, cinta diam sama dengan cinta dalam hati. Cinta dalam hati sama dengan cinta tak harus memiliki. Aku tidak bisa memiliki fisik, aku cuma bisa menjaga jasadmu melalui doa. Aku selalu berdoa, semoga Allah selalu menjaga cinta ini. Walaupun aku tak bisa beri apa-apa yang kau doakan, yang aku bisa lakukan hanya mengaminkan apa yang doakan itu.
Kau harus tau, "kau adalah kumpulan doa-doa yang paling aku cintai”. Sebab dengan mendoakan mu artinya aku memelukmu dan menjagamu dari Jauh. Tidak seperti dia, yang senantiasa memegang erat tanganmu, yang senantiasa selalu berada di sisimu.
Aku hanya bisa diam dari kejauhan, karena dalam diamku tersimpan kekuatan, Kekuatan harapan, Hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata.
Bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap pada-Nya?
Dan jika memang cinta dalam doaku itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap dalam doa, karena doa adalah bentuk cinta yang paling tulus. Jika kau memang bukan milikku, biar melalui waktu akan menghapus 'cinta dalam doaku' itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat.

Biarkan 'cinta dalam doaku' itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hatiku. Aku hanya bisa terus mendoakan yang terbaik untukmu. Terus lakukan apa yang menurutmu baik, aku yakin saat ini kamu sedang melalukan yang terbaik untuk hidupmu dan masa depanmu. Walaupun saat ini akudan kau belum dipertemukan, aku hanya bisa mengatakan "kau adalah kumpulan doa-doa yang paling aku cintai”.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laju Reaksi

LAPORAN PRAKTIKUM PERCOBAAN 4 LAJU REAKSI Dosen pengampu Himyatul Hidayati, M . Si. Apt   O leh : Riris putri wahyuni NIM : 3820177181 394 Kelompok 5 PROGRAM STUDI FARMASI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS DARUSSALAM GONTOR 2017/1438 PERCOBAAN 4 LAJU REAKSI I.                 T UJUAN a.     Mengamati laju reaksi air dengan CDR. b.     Mempelajari factor-faktor yang mempengaruhi laju reakasi c.     Mengetahui pengaruh suhu pada laju reaksi. II.             D ASAR TEORI             Laju reaksi adalah laju penurunan reaktan (pereaksi) atau laju bertambahnya produk (hasil reaksi). Laju reaksi ini juga menggambarkan cepat lambatnya suatu ...
Selamat malam, kamu apa kabar? Beberapa minggu terakhir saya menghilang, tidak ada tulisan-tulisan baru yang saya bagikan. Maaf bila sekarang baru kembali, beberapa waktu belakangan ini saya berjuang menyembuhkan diri. Sempat ada hari-hari terburuk di mana bertahan sehari lagi rasanya susah setengah mati. Saya belum sepenuhnya pulih, tetapi saya berjanji untuk selalu mampu bangun tiap pagi. Menulis adalah terapi. Meskipun saya tidak tahu apa yang akan terjadi, Juli ini saya akan berusaha membuat segalanya membaik. Mari menjadi kuat bersama. Walaupun belum bisa pulih seperti sedia kala, jangan menyerah untuk mencoba.
sapaan ramah masyarkat lampung Masyarakat pepadun sering menggunakan kata "Tabik Pun" sebagai kata penghormatan secara umum, hal tersebut dapat difahami karena memang dalam suatu pertemuan, gawi adat atau peppung adat terdapat banyak sekali punyimbang yang hadir, maka untuk kata penghormatan secara umum dipakailah adalah kata Tabik Pun…… dan dijawab dengan Ya Pun….., dengan bunyi u dipanjangkan. terdengar ramah bukan?. Di dalam adatsai batin, terdapat contoh kalimat pembuka dalam sastra tetangguhan yang ditujukan kepada Sai Batin Paksi dibawah ini :“ Natabik pai sekindua haguk Puniakan Dalom Beliau, sai mangkungni tangguh tibabahkon injuk bagi sekindua sai ngebatokko tangguh lamon lamon ngatughkon kilu mahap, ujudni kilu mahap teliak mak sepigha, tenengis mak mulamon, mawek kintu bughakik sambil ngarang saddo nihan, kintu bang kintu nihan sedah tangguh ji kanah mak kena disusun tindehni, sai mena metu dughi, sai dughi metu mena, kinjuk ya tebong kidang mak tantang, tugok...